Oleh: Supriyanto Liwa | 9 April 2018

Musim Semi, Kisah Hanamasha, Doho Park yang Mempesona

Semilir angin masih terasa dingin pagi kemarin walaupun sudah mulai masuk musim semi. Tadinya kami berencana ikut kegiatan di Masjid Tsukuba. Namun, akhirnya membatalkan kegiatan tersebut.

DEB_6859

Siang itu saya dan pak Rangga akhirnya mengunjungi Hanamasha dan Doho Park. Kali ini saya bergoncengan dengan putri saya (Syafira Tifania Azizah). Sepeda yang kami miliki adalah sepeda dilengkapi dengan goncengan anak di bagian depan dan belakang. Cukup aman, karena terkadang saat perjalanan agak jauh anak saya tidur di sepeda.

Rute perjalanan kali ini adalah: Asrama Ichinoya, menembus kampus Tsukuba, Amakubo, Tsukuba Center, Doho Park dan sampai di Hanamasha. Cukup jauh, sekitar 30 menitan menggunakan sepeda untuk sampai pada lokasi ini.

Hanamasha ini terhitung agak jauh dari Kampus University of Tsukuba. Toko ini menjual daging sapi segar yang halal. Tidak hanya daging, toko ini juga menyediakan buah-buahan, aneka produk ikan, dan berbagai keperluan rumah tangga lainnya.

Pulangnya, kami menyempatkan diri mampir ke Doho park dengan niatan ingin sholat asar di taman. Doho Park adalah sebuah taman yang ada di sebelah selatan Tsukuba Center. Lokasi taman ini sendiri ada di dekat JAXA (Japan Aeroscape Agencies, Tsukuba). Berjajar pula lembaga-lembaga penelitian disekitar taman ini.

Saat kami datang, alhamdulillah disambut dengan mekarnya beberapa bunga yang di tanam. Selain itu ada puluhan bebek yang menghuni danau di taman ini menambah pesona. Ikan-ikan besar warna-warni juga tampak berenang cantik di dalam danau. Suasana pepohonan yang rindang juga menambah pesona taman ini. Mainan anak berupa prosotan, tempat bermain bola, dan berbagai wahana ramah anak juga tersedia di taman ini. Tempat minum dan toilet juga tersedia gratis dan cukup bersih.

Sekeliling danau dilengkapi dengan jogging track dengan panjang sekitar 1 km lebih. Jadi kalau kamu yang ingin menjaga kebugaran bisa lari berkeliling. Hal yang menarik, saat hari libur tiba mulai dari muda-mudi, orangtua, manula, anak-anak bisa menikmati taman ini gratis. Untuk muda-mudi tentu tempat ini cukuplah romantis, terdapat cafe menghadap ke taman yang bisa dimanfaatkan untuk bersantai.

Tidak lupa menyempatkan untuk hunting foto bersama pak Rangga. Karena sudah menjelang magrib akhirnya kami pulang ke Asrama Ichinoya. Menyusuri sisi jalan raya (Higashi Odori) yang dilengkapi dengan jalur sepeda kami pun pulang. JAXA-Takezono-Tsukuba Center – Amakubo – Kampus Tsukuba – Ichinoya.

Demikian perjalanan kami kemarin (8 April 2019). Semoga memberikan kesan bagi para pembaca pengalaman sederhana ini. Jangan lupa kunjungi terus dan baca artikel-artikel lain yang menarik. Doakan saya agar terus bisa berbagi pengalaman mengenai banyak hal yang saya temui. Tentu, saya menunggu teman-teman untuk berbagi pengalaman pula.

Tsukuba, 09 April 2019
Supriyanto
email : debasupriyanto@apps.ipb.ac.id

 

Iklan

Kategori

%d blogger menyukai ini: