Oleh: Supriyanto Liwa | 14 November 2017

Sajak Musim Gugur

_SPR5720

Menyadari bawa kita akan kembali

hujan menabur kesunyian malam
daun-daun bergururan di temaram
sajak-sajak ditulis menepis rindu 
rasa apa kabarmu

pagi tiba
suara burung berkicau indah
warna-warni daun momiji menemani
memberi kesegaran pada jiwa

si anak kampus pun bergegas menuju pelataran ilmu
mengejar harapan, cita dan cinta
melawan getirnya belajar
hanya agar sadar diri

ilmu akan dibawa mati
menerangi seperti lentera di malam hari
walau saatnya tiba nanti
hanya ridho yang kuasa yang di nanti

tak lah lagi ilmu dan gelar akan berarti
selain amal dengan ilmu yang dimiliki
amal yang sejati
hanya karena ilahi

tak sadar, semakin hari
rambut dikepala mulai memutih
tiba saatnya menyadari
bahwa diri ini akan kembali

semoga Tuhan memberkahi
perjalanan kita sampai mati
selamat di kubur nanti
syurga dan kebahagiaan menanti

Tsukuba 14 November 2016
Supriyanto
debasupriyanto@apps.ipb.ac.id

 

Iklan

Kategori

%d blogger menyukai ini: