Oleh: Supriyanto Liwa | 13 Juli 2017

Review Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada Smart City

Smart City adalah pengembangan visi perkotaan yang terintegrasi dengan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Internet of Thing (IoT). TIK di klaim sebagi inti dari smart city (Graham & Marvin, 2001) dalam pengelolaan asset perkotaan secara terintegrasi. Smart city perperan dalam peningkatan taraf hidup masyarakat perkotaan (Ben Letaifa, 2015) apabila layanan berbasis ICT dilakukan dengan kualitas tinggi, termasuk privasi akan diterima dengan baik oleh masyarakat (Yeh, 2017).

Smart-Cities-All-you-need-to-know

Kota-kota di Indonesia banyak yang telah memanfaatkan teknologi smart city ini diantaranya adalah Bandung (Gambar 1), Surabaya dan DKI Jakarta. Kota-kota ini mengklaim telah sukses memanfaatkan TIK dalam pengelolaan aset daerah dan layanan public. Sebagai contoh, transportasi dapat di monitor secara terintegrasi dengan menggunakan CCTV, namun tentu aksi pengelolaan lalu lintasnya masih dilakukan secara manual oleh petugas lapangan. Selain itu, deteksi genangan dan sistem parkir.

Menurut saya jika ditarik kesimpulan Smart City adalah manajemen pengelolaan aset perkotaan secara cerdas. Cerdas disini yang dimaksud adalah pengelolaan secara baik dan bijaksana. Tentu di era digital seperti ini pengelolaan aset ini tidak lepas dari pemanfaatan TIK. Untuk memberikan gambaran yang sederhana mengenai peran TIK pada smart city, tulisan ini akan membahas mulai dari analisis terhadap aspek layanan smart city, Jenis-jenis TIK pada smart city, dan strategi penerapannya. Pada akhir bab akan diberikan contoh-contoh ide pengembangan smart city yang dapat dijadikan ide pembuatan tugas akhir, bisnis mapun latihan bagi anda.

Lebih lengkap dapat anda download disini :

Supriyanto. 2017. Penerapan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi pada Smart City. Unpublished article. Mechanical and Biosystem Engineering, Bogor Agricultural Unversity.

Iklan

Kategori

%d blogger menyukai ini: