Oleh: Supriyanto Liwa | 5 Desember 2016

Urban farming

Urban farming akhir-akhir ini ngetop di daerah Jabodetabek. Apa sih urban farming? Urban agriculture, urban farming or urban gardeningis the practice of cultivating, processing, and distributing food in or around a village, town, or city. Urban agriculture can also involve animal husbandry, aquaculture, agroforestry, urban beekeeping, and horticulture. 

He he .. ya, intinya sih bertani di daerah perkotaan. Tentu, yang namanya daerah perkotaan lahannya sempit dan tentu juga tidaklah ideal untuk kegiatan pertanian yang biasa. Kemudian bagaimana teknik yang bisa dilakukan untuk bertani di perkotaan. Tentulah akan berbeda dengan cara bertani yang umum dilakukan di sentra-sentra pertanian seperti tampak pada gambar berikut:

12715462_10208913202095976_6585602461701973927_n

Hidroponik 

Teknik hidroponik ini sudah banyak dikenal oleh masyarakat. Hidroponik intinya adalah menanam tanaman (terutama sayuran) dengan menggunakan media air. Nah apakah air putih saja? tentulah tidak. Anda perlu menggunakan larutan nutrisi makro (N, P, K) dan mikro (Mg Cl dll). Kebutuhan unsur hara makro dibutuhkan sangat banyak, sementara unsur hara mikro sangat sedikti dibutuhkan, namun penting.

Jpeg

Jpeg

Budidaya dengan teknik hidroponik sendiri terdiri dari beberapa model: (1) nutrient film techniques, (2) deep flow techniques dan (3) rakit apung. Mana yang lebih gampang? ya tergantung pada tanaman apa dan kondisi pencahayaan di lokasi budidaya. Kenapa cahaya penting, tentu anda masih ingat dong teori dasar dari fotosintesis.

CO2 + 2H2A + photons → [ CH2O ] + 2A + H2O
carbon dioxide + electron donor + light energy → carbohydrate + oxidized electron donor + water

Oke, artinya anda menbutuhkan nutrisi dan CO2 plus cahaya (foton) untuk kegiatan fotosintesis. Tentu ketersediaan cahaya pada siang hari akan menentukan suksesnya kegiatan budidaya. Berapa intensitas cahaya paling bagus? untuk menjawab ini anda bisa googling atau gabung di beberapa club hidroponik yang saat ini sudah banyak tersedia.

Jpeg

Vertical garden

Apa sih vertical garden? Ya dari namanya saja kita sudah bisa menebak, yaitu bercocok tanam pada media vertikal. Ini tentu bisa anda lakukan di dinding luar rumah anda. Beruntung kalau anda berada di posisi hook, maka anda bisa menggunakan dinding samping anda untuk kegiatan budidaya dengan teknik vertical ini. Apa yang bisa ditanam pada veritacal garden? anda bisa menanam tanaman-tanaman hijau seperti bunga ataupun sayuran.

Bertanam di Pot

Yuhuu.. untuk bertanam di pot ini tentu anda sudah sangat familiar. Anda bisa menanam aneka tanaman termasuk bumbu-bumbu di dalam pot. Langkah yang perlu anda lakukan jika ingin bertanam di pot adalah memilih media tanam, kemudian memilih tanaman yang cocok, terakhir baru memilih atau menyesuaikan ukuran pot yang akan diguankan. Sesuaikan ukuran potnya dengan lokasi anda budidaya, tata jenis tanaman agar juga punya nilai estetika.

Plant factory

Mungkin ada sebagian dari anda yang baru kenal dengan istilah plant factory ini. Inti dari plant factory adalah menanam tanaman di indoor. Penyediaan CO2, nutrisi makro dan mikro, serta pemberian cahaya buatan. Tanaman disusun dalam lahan berupa rak vertikal, bisa berisi 7 atau 8 susun tergantung pada kebutuhan dan jenis tanaman yang ingin dilakukan. Nah, apakah keuntungan plant factory ini: tanaman bisa dibudidayakan kapan saja, dan tentu bisa di desain kandungan nutrisi yang akan dimasukkan ke tanaman. Kesulitannya apa? (1) biaya nya mahal, (2) membutuhkan teknologi tinggi, (3) membutuhkan keahlian dan kontrol lingkungan yang baik.

plant-factory

Kesimpulan dari semua teknik diatas, bahwa terdapat beberapa metode pertanian yang bisa dilakukan di perkotaan. Masing-masing teknik punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk skala kecil hidroponik dan pot sangat menguntungkan. Untuk Vertical farming membutuhkan space yang lebih banyak. Untuk plant factory, ini metode yang sangat menjanjikan. Namun, perlu dioptimasi biaya produksi terutama kebutuhan energi untuk pencahayaan dan nutrisi sehingga menjadi lebih ekonomis.

Iklan

Kategori

%d blogger menyukai ini: