Oleh: Supriyanto Liwa | 3 Mei 2016

Bedah Buku Biosystem Engineering

buku

Kali ini saat mengunjungi perpustakaan IPB saya tertarik dengan sebuah buku dengan judul Biosystem Engineering : Biofactories for Food Production in the Century XXI. Buku ini merupakan terbitan dari penerbit terkenal yaitu springer. Bagi peneliti dan pembaca yang menyukai dunia ilmiah tentu tidak asing dengan salah satu penerbit ini. Springer selain buku-buku yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi juga menerbitkan jurnal ilmiah.

Kembali ke Buku ini, buku ini dilatarbelakangi oleh pandangan terhadap lingkungan yang tentu terdiri dari biotik dan abiotik. Harmoni antara keduanya menciptakan kehidupan yang kita lihat saat ini. Namun kemudian permasalahannya adalah terbatasnya lingkungan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan dari sistem biologis memerlukan usaha tersendiri dalam mengelola sistem biotik. Istilah sistem biotik ini akhir-akhir ini dikenal dengan istilah Biosistem. Entah berhubungan atau tidak, saya merasa penerjemahan bebasnya demikian.

Ilmu rekayasa (engineering) terus berkembang sejatinya juga akan mendukung pengelolaan biosystem, sehingga dikenal bidang ilmu baru yang disebut Teknik Biosistem (Biosystem Engineering). Istilah ini asing memang ditelinga masyarakat Indonesia, hanya ada 2 universitas di Indonesia yang berani secara tegas menggunakan nama ini yaitu : Teknik Pertanian dan Biosistem UGM, dan Teknik Mesin dan Biosistem IPB. Istilah Teknik merujuk pada rekayasa, lalu biosistem merujuk pada paduan antara biotik dan abiotik di alam yang saling sinergi.

Alam sendiri menurut hemat saya telah disediakan dan diciptakan dalam sebuah sistem yang sangat teratur. Jika kita kaitkan dengan nilai religius tentu penghayatannya akan semakin mengena. Teknik Biosistem, merujuk pada pengelolaan biosistem secara terencana, terukur  dan tentu mempertimbangkan aspek keberlanjutannya (sustainability). Ini saya kira selaras dengan tugas kita sebagai manusia beriman, untuk menjadi pemimpin bagi alam semesta. Konteks memimpin tentu memberikan dimensi pengelolaan yang terencana, terukur dan dapat dievaluasi serta jika perlu direkayasa kita lakukan.

Rekayasa/teknik/engineering tentu tidak akan melawan kodrat alam. Harus selaras dengan alam yang telah diciptakan dalam satu sistem yang sempurna. Sehingga filosofi engineering yang benar adalah menyelaraskan kerusakan yang diakibatkan oleh manusia dengan kemampuan dan daya cipta yang kita miliki. Konteknya adalah menyelaraskan pada aturan (ketatapan) Allah SWT sebagai pencipta.

Lalu apakah isi buku ini berkaitan dengan yang saya ungkapkan diatas. Tentu iya, meskipun penulis tidak mengatakan secara eksplisit. Buku ini terdiri dari 16 Chapter yang menjelaskan hal-hal berikut :

1. Strategies for Sustainable Plant Food Production: Facing the Current Agricultural Challenges—Agriculture for Today and Tomorrow (halaman 1 sd 50

2. Mathematical Modeling of Biosystems (51-76)

3 Water Recycling in Biosystems for Food Production (77-98)

4 Biosystems Engineering Applied to Greenhouse Pest Control (99-128)

5 Sugarcane as a Novel Biofactory: Potentialities and Challenges (129-150)

6 Edible Ectomycorrhizal Mushrooms: Biofactories for Sustainable Development (151-234)

7 Integral Management of Lignocellulosic Biomass by Biorefining (235-252)

8 Microalgae and Cyanobacteria Production for Feed and Food Supplements (253-276)

9 Aquatic Biosystems: Applications in Aquacultural Engineering as a Sustainable Technology (277-288)

10 Natural Foods as Biosystems to Face Noncommunicable Chronic Diseases: An Overview (289-318)

11 New Horizons for the Production of Industrial Enzymes by Solid-State Fermentation (319-340)
Gustavo Viniegra-González
12 Advances in Computational Fluid Dynamics Applied to Biosystems (341-362)

13 Instrumentation and Control to Improve the Crop Yield (363-401)

14 Control Strategies of Greenhouse Climate for Vegetables Production (401-422)

15 Plants as Bioreactors for Human Health Nutrients (423-454)

16 When Modernity is Not Enough: Towards the Construction of a Glocal Model of Agri-Food Production (455-476) 

 


Kategori

%d blogger menyukai ini: