Oleh: Supriyanto Liwa | 14 Juli 2014

Perjalanan ke Tarakan dan Kabupaten Bulungan

Kali ini saya mendapat kesempatan untuk mengunjungi Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Provinsi ini masih cukup baru, masih terlihat banyak pembangunan infrastruktur untuk mendukung kemajuan daerah.

Untuk mencapai Kabupaten Bulungan, saya dan Pak Bukti Bagja anggota tim dalam kajian Sistem Informasi Potensi SDA Kabupaten Bulungan. Proyek ini merupakan kerjasama Antara LPPM Universitas Borneo Tarakan (UBT) dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat pemanfaatan ICT untuk pengelolaan data dan informasi mengenai potensi SDA di Kabupaten Bulungan.

Perjalan kami lakukan pada Tanggal, 09 Juli 2014 : hari itu bersamaan dengan pemilu presiden dengan calon Bapak Joko Widodo dan Bapak Prabowo Subianto. Suasana pilpres kali ini memang cukup hangat, sehingga perjalanan dari Dramaga pukul 08.00 sampai di Pull Damri Baranangsiang, Bogor pukul 9.30. Cukup lengang jalanan, yang menunjukkan bahwa angka partisipasi pemilu cukup tinggi.

Sampai di Bandara Soekarno Hatta kami terbang dengan Lion Air pada pukul 10.30 WIB transit di Kota Balik Papan pukul 15.30 WITA dan melanjutkan penerbangan dengan Lion Air ke Bandara Juwata, Kota Tarakan.

tarakan_juwata

Malam pertama kami menginap di Hotel Tarakan Plaza. Kamipun beristirahat disini dengan nyaman, karena esok siangnya kami harus menempuh perjalanan dengan speed boat menuju Kabupaten Bulungan.

hotel plaza

Perjalanan dilanjutkan pada 10 Juli 2014 dengan menggunakan speed boat dari pelabuhan tarakan menuju ke Tanjung Selor dengan kapal CB Andalas dengan harga Tiket Rp. 100.000,-. Berikut adalah peta perjalanan kami.

peta

Sumber : www. lutfi117.wordpress.com.

Speedboat yang digunakan adalah sebagai berikut :
100_5344  100_5249

Perjalanan dengan menggunakan speed boat itu menyenangkan sekaligus menegangkan. Karena ini adalah kedua kali saya menggunakan kapal penyebrangan speed boat. Namun kali ini berbeda, rute yang kami lalui kombinasi antara Jalur Laut dan Jalur Sungai. Perjalanan ke Tanjung Selor ditempuh sekitar 1,5 jam.

100_5274

Selanjutnya di Tanjung Selor kami langsung menuju ke Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Kami bertemu dengan Pak Dayat dan Bu Kisti dari Bidang Ekonomi. Sorenya kami menginap di Hotel Crown. Hotel ini terlihat baik dan terlihat sudah lama ada di Tanjung Selor. Tanjung Selor sendiri saya katakan sebagai kota kecil yang berada di tepian Sungai Kayan.


Kategori

%d blogger menyukai ini: