Oleh: Supriyanto Liwa | 25 April 2012

Fasilitas Mobile PLIK Lampung Barat (masih perlu optimalisasi)

Keberadaan fasilitas pemanfaatan internet secara nyata telah mendorong masyarakat termasuk yang berada di perdesaan untuk masuk ke dalam jaringan informasi global. Masyarakat perdesaan secara langsung dapat menggunakan fasilitas untuk mengakses dan memperoleh berbagai informasi, data, pengetahuan dan jejaring yang tidak terbatas melalui pemanfaatan teknologi informasi dengan komunikasi telepon dan internet. Hal ini membuka peluang bagi masyarakat desa untuk memanfaatkan jaringan yang tersedia untuk berbagai keperluan bersama mendukung tugas dan pekerjaannya sehari-hari sesuai dengan bidang yang ditekuninya.

Pembangunan PLIK yang tersebar di seluruh propinsi yang akhir tahun 2010 atau awal tahun 2011 sudah mencapai 4.000-an unit, akan menjadi sumber informasi dalam semua dimensinya bagi masyarakat perdesaan. Pendayagunaan sarana tersebut menjadi pusat perhatian pemerintah sehingga dalam paket pengadaan termasuk program sosialisasi dan tarif murah sehingga masyarakat mau dan dapat menggunakan. Sebagai fasilitas internet, maka jejaring yang dapat diakses sangat luas dan hampir tidak terbatas. Hal ini ditunjang dengan kelengkapan fasilitas yang dibangun yang sangat memadai untuk melakukan penelusuran, pengkopian dan pencetakan informasi.

Liwa

Mobil PLIK Lampung Barat

Salah satu modal layanan PLIK adalah Mobil PLIK. Mobil PLIK adalah layanan warung internet di perdesaan yang diletakkan di dalam Mobil dan dapat berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain. Tahun 2011, Lampung Barat memperoleh 3 buah Mobil PLIK yang salah satunya di kelola oleh Johan Maryanto. Mobil PLIK memberikan kemudahan dalam melakukan akses dan mobilisasi pengguna dalam mengakses internet. Namun demikian masih banyak hambatan dan masalah yang terjadi terkait dengan pengelolaan PLIK.

(1) Koneksi Mobil PLIK masih Lambat
Koneksi internet yang digunakan oleh mobil PLIK adalah Satelit (VSAT). Layanan ini memang sangat mudah diterapkan di daerah-daerah terpencil yang tidak terjangkau jaringan kabel. Namun demikian yang menjadi kendala saat ini adalah kecepatan akses yang tidak baik, sehingga masyarakat jadi enggan menggunakan internet PLIK. Gambar di bawah ini menunjukkan ilustrasi kecepatan akses yang diuji dengan http://www.speedtest.net dibandingkan dengan modem 3.

Liwa

Kecepatan Akses Mobil PLIK Lampung Barat

(2) Cuaca
Cuaca menjadi kendala terutama saat mendung dan hujan. Sinyal VSAT bisa saja tiba – tiba hilang dan internet PLIK tidak dapat digunakan. Hal ini juga menjadi kendala yang cukup berarti di Lampung Barat, mengingat curah hujan di Lampung Barat Cukup Tinggi.

(3) Feedback Terhadap Kerusakan Lama
Feedback penyedia jasa terhadap kerusakan perangkat sangat lama, mengingat lokasi PLIK yang tersebar di Kecamatan-kecamatan yang sangat jauh dari ibukota provinsi. Sehingga perbaikan perangkat menjadi terkendala.

Hal – hal yang dikemukanan diatas merupakan beberapa kendala yang dialami oleh pengelola MPLIK dalam mengoperasikan perangkat.


Kategori

%d blogger menyukai ini: