Oleh: Supriyanto Liwa | 3 Januari 2012

Liputan Tentang Rumah Kembara

Beberapa waktu lalu diakhir Desember 2011 saya sempat berdiksusi dengan teman – teman Mahasiswa Institut Pertanian Bogor yang tergabung dalam Rumah Kembara. Rumah Kemabara (RK) adalah sebuah perkumpulan mahasiswa IPB yang cinta lingkungan dan mempunyai visi yang baik terhadap pengelolaan lingkungan baik di internal kampus maupun diluar kampus. Rumah kembara ini diinisiasi oleh seorang mahasiswa dari Fakultas Kehutanan IPB yang saat ini menjabat sebagai menteri Lingkungan Hidup IPB. Dia adalah Jun Harbi, seorang mahasiswa yang berasal dari Kota pempek palembang. Anggota yang terlibat di dalam rumah kembara diantaranya adalah Andi Kurniawan, Wihdatul AS, Ardilla Heartaqi, Bayu, Antoni Dafri, Doni, dan Tiara Eka.

Berikut adalah kutipan pemikiran yang dikembangkan oleh Rumah Kembara :
Pengelolaan Lingkungan (Environment Management) merupakah hal yang sangat penting saat ini. Permasalahan lingkungan yang kian hari semakin mengancam bumi menjadi perhatian berbagai pihak. Lingkungan kampus sebagai aset kapital bangsa juga perlu menerapkan sebuah manajemen pengelolaan lingkungan yang baik.
Institut Pertanian Bogor sebagai international class university tentu harus sadar lebih awal, bahwa perkembangan kampus IPB akan memberikan dampak negatif terhadap lingkungan yang ada. Kita ambil contoh pembangunan gedung-gedung baru untuk menampung mahasiswa dalam kegiatan akademik yang mengorbankan pohon-pohon yang ada di kampus IPB. Padahal semua orang tahu bahwa pohon-pohon besar disekitar kampus IPB inilah yang menjadikan IPB tampak nyaman dan sejuk.

Melihat kondisi tersebut maka perlu sebuah kajian mengenai pola pengelolaan lingkungan dilingkungan kampus IPB. Tidak hanya kita menyalahkan satu pihak saja, namun kajian ini diperlukan untuk melihat kondisi eksisting dan rencana kedepan pengelolaan lingkungan yang lebih terpadu di Institut Pertanian Bogor. Tidak ada kata terlambat untuk memulai, tidak ada kata menyerah untuk berjuang. Hal itulah yang membuat Rumah Kembara (RK) untuk ikut dalam memperjuangkan pengelolaan lingkungan yang lebih baik di IPB.
Kajian yang akan dilakukan meliputi :
1. Kajian pengelolaan sampah di Institut Pertanian Bogor
2. Kajian ketersediaan sarana dan prasarana kebersihan di Institut Pertanian Bogor
3. Kajian Penutupan Lahan dan Reboisasi Kampus IPB
4. Kajian kondisi Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan Institut Pertanian Bogor
5. Kajian emisi gas Buang di Lingkungan Kampus IPB
6. Kajian peluang penerapan Bang Sampah di Desa-Desa di Indoensia
7. Kajian Pengembangan Konsep Pengelolaan Sampah Terpadu (Garbage Management System) di lingkungan Kampus IPB.

Kajian tersebut akan menjadi bahan dalam penyusunan :
1. Usulan Rencana Strategis Pengelolaan Lingkungan Institut Pertanian Bogor (IPB)
2. Rencana Aksi Pengelolaan Lingkungan Institut Pertanian Bogor (IPB)
3. Panduan Pengelolaan sampah keluarga terpadu
4. Pengelolaan Sampah Berbasis Bank di wilayah Perkotaan Indonesia
5. Dokumen Pengelolaan Lingkungan Terpadu.

Stake holder yang akan dilibatkan dalam kajian tersebut adalah :
1. Pimpinan Institut Pertanian Bogor
2. Dosen
3. Mahasiswa
4. Staff
5. Masyarakat Peduli Lingkungan
6. Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Lingkungan
7. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)
8. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)
9. Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas)

Demikian rencana singkat kajian yang dapat dilakukan oleh Kelompok Kajian Lingkungan Rumah Kembara. Kajian tersebut sebenarnya sangatlah sederhana tapi akan berdampak besar bagi Pengelolaan Lingkungan di Kampus Kita tercinta.


Kategori

%d blogger menyukai ini: