Oleh: Supriyanto Liwa | 1 Januari 2012

Belajar Memotret atau Belajar Fotografi

Kalau berbicara fotografi saat ini tentu anda membayangkan memiliki sebuah kamera DSLR dengan harga yang cukup fantastis. Ini saya alami ketika saya ingin belajar fotografi, saya akhirnya kepincut untuk membeli NIKON D3100 dan memulai memotret. Sebelum kita bercerita lebih jauh ada baiknya kita memahami dulu apa itu fotografi. Saya mengambil penjelasan dari wikipedia. Penjelasannya adalah sebagai berikut :

Fotografi (dari bahasa Inggris: photography, yang berasal dari kata Yunani yaitu “Fos” : Cahaya dan “Grafo” : Melukis/menulis.) adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Tanpa cahaya, tidak ada foto yang bisa dibuat.

Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghailkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).

Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan mengubah kombinasi ISO/ASA (ISO Speed), diafragma (Aperture), dan kecepatan rana (speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma & Speed disebut sebagai pajanan (exposure).

Nah kalau dilihat ada segitiga utama dalam fotografi yaitu ISO Speed, Aperture dan Speed. Ketiga hal inilah yang harus difahami dan dimainkan dalam fotografi. Terkadang kita putus asa karena tidak dapat mengambil foto yang baik.

Namun demikian ada tips mungkin bagi anda yang tidak terlalu ingin repot dalam fotografi, diantaranya tips sederhana yang dapat anda lakukan adalah :
1. Sebelum memotret pastikan apa yang akan anda potret adalah hal yang menarik, ini akan menentukan sekali apakah foto anda akan dinikmati oleh orang lain atau tidak.
2. Pastikan posisi (angle) pengambilan gambar tepat, coba lihat karya-karya orang lain. Mungkin ini akan membantu anda untuk menemukan angle yang pas untuk karya anda.
3. Jangan takut memotret, potret saja hal-hal yang menarik menurut kita. Karena terkadang gambar yang menarik adalah gambar yang kita potret tidak sengaja, atau momen yang hanya datang sekali dalam hidup kita.
4. Belajar dan terus belajar, mungkin inilah yang kemudian akan membawa anda menjadi fotografer profesional.


Kategori

%d blogger menyukai ini: