Oleh: Supriyanto Liwa | 8 November 2011

Mengenal Sedikit Adat Pernihakan saibatin

Pernikahan bagi umat islam merupakan ikatan yang suci, ikatannya kuat dunia dan akhirat. Secara hukum nikah juga merupakan hal yang sangat sakral.

Nah berbicara masalah nikah maka akan selalu dihubungkan dengan adat dan istiadat masyarakat. Kalau menggunakan adat jawa maka akan dilakukan pesta dengan beberapa ritual (tata urutan) yang sudah menjadi warisan, baik turun menurun maupun dari inovasi masyarakat sendiri.

Yang menarik adalah jika kita melihat sisi lain dari adat pernikahan ini. Berjalan sedikit ke luar pulau jawa, seperti Lampung. Lampung memiliki tata adat pesta pernikahan yang berbeda-beda. Antara adat pepadun dengan adat saibatin sudah sangat berbeda.

Kalau saya sebagai orang awam melihat ini merupakan warisan budaya yang tentu kita perlu lestarikan, tentu dengan melakuakn adaptasi dengan kondisi sekarang. Karena jangan sampai apa yang kita lakukan bertentangan dengan apa yang ada sekarang. Sehingga budaya yang baik bisa dilestarikan dan yang tidak baik segera diganti dengan yang lebih baik.

Gambar berikut merupakan ilustrasi dari contoh pakaian adat masyarakat saibatin di Liwa – Lampung Barat yang digunakan pengantin saat pesta pernikahan.

Liwa


Responses

  1. Kebudayaan yang terekspresikan dalam acara adat (khususnya pernikahan) adalah salah satu elemen kebudayaan yang terdiri dari banyak unsur.
    Oleh karena itu, kami mengundang partisipasinya yang untuk mendata budaya kita ya🙂

    Kami sudah memiliki beberapa catatan tentang Ritual Pernikahan. Bisa dilihat disini:
    http://budaya-indonesia.org/bwk/tema/Ritual

    Sayangnya, untuk daerah Lampung belum ada. Jika berkenan mohon ditambahkan ya🙂

    Suka

    • Benar sekali .

      ________________________________

      Suka


Kategori

%d blogger menyukai ini: