Oleh: Supriyanto Liwa | 9 Januari 2011

Salah Jurusan – Menurut saya Tidak

Pernahkan anda merasa kesasar atau salah jurusan pada saat kuliah S1 atau D3 atau S2? Teman-teman waktu kuliah di Teknik Pertanian IPB yang sekarang namanya berubah jadi “Teknik Mesin dan Biosistem” itu banyak yang merasa salah jurusan. Beberapa teman saat SMA menyangka kalau Teknik Pertanian itu banyak mempelajari cara bertaman. Tentu salah besar bukan? Karena jurusan yang berhubungan dengan tanam menanam adalah Agronomi dan Hortikultura. So, mereka salah jurusan kan?

Nah kalau pengalaman saya pribadi, saya juga merasa salah jurusan. Tapi sebenarnya bukan salah jurusan tapi karena mau masuk Ilmu Komputer (ILKOM) malah keterima ke Teknik Pertanian (TEP). He he…. Yah walaupun begitu bisa dikatakan salah masuk jurusan.

Perkuliahan S1 pun bergulir, pelajaran demi pelajaran dilalui. Yang berkesan adalah saat mendapat nilai D di Termodinamika dan Pindah Panas (TPP). Wah sedih juga, padahal ini termasuk kuliah penting dalam Teknik Pascapanen. Namun, yang anehnya saya malah mendapat nilai A untuk mata kuliah Sistem Basis Data, Teknologi dan Sistem Informasi, Pemrograman Komputer. Wah wah… Jadi semakin merasa salah jurusan neh.
Tapi tidak sampai disitu, akhirnya skripsi juga menyentuh-nyentuh ke bidang ilmu komputer. Ilmu Komputer terapan di bidang pertanian. Judul dipilih, awalnya mengajukan proposal penelitian ke PT Arutmin Indonesia. Proposal yang diajukan adalah pembuatan “Sistem Informasi Pemantauan Lingkungan (SI LINK) Berbasis GIS dan Handphone”. Lagi-lagi bertanya apa hubungannya ama pertanian? Tambah ngaco’ ya?

Akhirnya karena proposalnya gak didanai, maka beralihlah penelitian nya jadi “Sistem Informasi Pertanian Organik Berbasis Web”. Wah disini malah jadi tahu apa itu pertanian organic (PO). Berkenalan dengan Standar Nasional Indonesia tentang Pertanian Organik. Menarik, karena PO merupakan harapan masa depan dimana pertanian dilakukan dengan ramah lingkungan.

Setelah lulus, lebih salah jurusan lagi. Karena kerja pertama kali malah buat sistem tabulasi suara di Kantor Golkar Pusat pada Pemilu tahun 2009. Walah terus apa hubungannya dengan pertanian? Lagi-lagi pertanyaan yang muncul di benak. Kemudian sempat membantu membuat database PNMP Mandiri Kelautan dan Perikanan. Lagi-lagi gak ada hubungannya ke pertanian, walaupun kalau yang ini sieh masih ada hubungan dengan IPB yaitu perikanan.

Setelah itu, kemudian terbersit dalam benak saya. Wah kalau udah nyasar ya nyasar sekalian jangan nanggung-nanggung. Masuklah saya ke S2 Ilmu Komputer IPB. Lagi-lagi nyasar ke bidang yang tentu dari judulnya bukan merupakan bidang pertanian. Walaupun kampusnya ada di Institut Pertanian Bogor (IPB). Tapi yang jelas pascasarjana (S2) Ilmu Komputer IPB ya murni ilmu komputer. Bukan ilmu komputer pertanian.

Tapi disini jadi tahu, kalau ternyata kalau antar bidang ilmu dikaitkan maka akan muncul ilmu baru. Yaitu ilmu terapan. Penerapan Komputer dalam bidang pertanian, kesehatan, dan energy misalnya. Wah-wah ternyata semakin kita belajar, dan mendalami ilmu yang kita tekuni gak nyasar ternyata. Ternyata saya tidak salah jurusan. Hanya saya punya pengalaman untuk melihat sesuatu dari angle yang berbeda. Ibarat orang punya kamera, kalau memotret pasti beda satu orang dengan yang lainnya. Tidak lain karena angle mereka berbeda. Lalu adakah yang salah antara keduanya. Tidak ada yang salah bukan? Nah sama juga halnya dengan bidang ilmu tadi. Tidak ada yang salah. Asalkan jangan salah kaprah…
He he…

Semoga tulisan ini berguna bagi kita semua…
Tks….


Kategori

%d blogger menyukai ini: