Oleh: Supriyanto Liwa | 1 Desember 2010

Sistem Berbasis Pengetahuan Bagi Petani

Petani Indonesia saat ini berhadapan dengan berbagai tantangan, diantaranya ikhlim yang tak menentu, harga pasar yang fluktuatif, dan banyaknya hama dan penyakit baru yang sulit untuk dikendalikan. Tentu hal ini jika dibiarkan, akan menurunkan produktivitas pertanian kita. Berbagai produk yang dihasilakn dari kegiatan pertanian merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Sistem informasi berbasis pengetahuan tentu menjadi penting pada kondisi ini. Hendaknya pemerintah mampu berinvestasi untuk mengadakan dan mengelola sistem komputer berbasis pengetahuan. Sistem terpadu ini nantinya akan menjadi pemandu bagi petani untuk melakukan kegiatan budidaya.

Kalau dirinci berbagai kebutuhan sistem komputer yang terkait dengan kegiatan pertanian adalah :

    Sistem informasi Harga komoditas untuk berbagai wilayah di Indonesia.
    Sistem pemantauan cuaca yang lebih baik, yang dapat digunakan secara real time.
    Sistem informasi produksi pertaniaan.
    Sistem pakar untuk penanganan berbagai hama dan penyakit.

dan masih banyak lagi sistem yang harus dipersiapkan. Namun perlu disadari bahwa pembangunan sistem tersebut harus dilakukan dengan sadar dan sungguh-sungguh agar bermanfaat bagi petani. Kerjasama berbagai bidang tentu sangat diharapkan.

Setelah sistem dikembangkan hal yang paling penting setelah sistem dibangun adalah Change Management yang merupakan pendekatan terstruktur atas perubahan kondisi saat ini ke keadaan masa depan yang dikehendaki. Ini merupakan proses memberdayakan stake holder untuk menerima dan merangkul perubahan yang disebabkan adanya sistem baru.

Semoga kita mampu hijrah dari ketidak pedulian menjadi lebih peduli dan peka terhadap perubahan.

Supriyanto
Alumni SMAN 1 Liwa
Alumni Institut Pertanian Bogor
Mahasiswa S2 Ilmu Komputer, Institut Pertanian Bogor


Responses

  1. artikel menarik mas….

    Suka


Kategori

%d blogger menyukai ini: