Oleh: Supriyanto Liwa | 18 Juni 2010

Sekolah tidak Harus Punya Uang

Menurut Bapak/Ibu/rekan-rekan/teman-teman sekalian apakah yang menyebabkan seorang dapat menikmati kesuksesan. Sesungguhnya kesuksesan yang hakiki itu apa sieh? Jika kita kaitkan dengan kondisi kita saat ini, yang sedang mencari ilmu – maka kesuksesan dalam menuntut ilmu adalah mendapatkan ilmu yang berkah dan bermanfaat. Oke dari sisi tujuan mencari ilmu kita sudah ketahui dan tetu saja sudah kita niatkan dalam hati kita.

Lalu bagaimana dapat melewati ujian-ujian dalam menuntut ilmu. Bagi fresh graduate dengan kondisi belum bekerja maka permasalahan akan muncul pada masalah biaya. Biaya tentu saja menjadi permasalahan yang cukup berarti ketika kita melanjutkan studi di S2. Namun ada juga orang yang mengatakan, “Anda kan biaya sendiri – Tentu anda sudah mempersiapkan Uang (Biaya) untuk melanjutkan studi, Kami yang beasiswa ini justru belum mempersiapkan, karena kami menganggap bahwa beasiswa ini sudah cukup untuk biaya kuliah kami”. Aku sontak terdiam mendengar kata-kata ini.

Ku berfikir apakah kami (yang tidak punya uang ini) dan tidak mendapatkan beasiswa tidak berhak untuk melanjutkan ke S2. Tidak! Aku katakan tidak, karena Ilmu adalah milik Allah SWT, dan tentu saja orang-orang yang diinginkan-Nya pasti dapat mendapatkan ilmu itu. Semakin dalam dan jernih kita berfikir, tentu kita akan mendapatkan jawaban yang memuaskan. Suksesnya kita kuliah di S2 tidak sepenuhnya didorong oleh berapa banyak uang ataupun beasiswa yang kita terima. Tetapi lebih kepada bagaimana Allah SWT merahmati dan memberikan rizki untuk kita dalam menuntut ilmu.

Saya berterima kasih bertemu dengan Bapak/Ibu rekan-rekan seperjuangan di S2 IPB, karena dari kalian saya dapat mengambil pelajaran. Orang yang lebih tua dari saya dan sudah berkeluarga dengan berbagai macam masalah keluarga dan pekerjaan mau bercapai-capai menuntut ilmu dengan penuh kesungguhan. Kami anak muda ini malu, karena kami tak sesemangad kalian. Dengan tertatih-tatih kami mencoba mencontoh semangad dan kesungguhan Bapak/Ibu sekalian.

Semoga suatu saat nanti, aku bisa berbicara dengan Lantang kepada Anak Bangsa ini :
Bersekolahlah,
menuntul imulah,
bermimpilah

jangan pernah fikirkan kondisi anda saat ini apalagi berfikir tentang berapa uang yang kalian miliki. Tapi tanyakan pada diri anda, berapa besar semangad dan keinginan yang anda miliki. Karena ternyata, semangad dan keinginan yang kuatlah yang menghantarkan seseorang pada apa yang ingin dicapainya.

Tulisan ini hanyalah perenungan kecil dari sebuah perjalanan panjang.

Hormat Saya,

Supriyanto


Kategori

%d blogger menyukai ini: