Oleh: Supriyanto Liwa | 23 Februari 2009

Akan dibawa Kemana Himpunan Alumni SMAN 1 Liwa

Beberapa waktu lalu saya mengikuti temu alumni SMAN 1 Liwa Lampung Barat. Temu Alumni itu dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) PEMDA Lampung Barat. Acara yang diadakan cukup meriah dan tak sedikit dana yang dikeluarkan. Acara ini cukup memberikan nafas segar bagi para alumni untuk saling bertemu, untuk saling berbagi pengalaman. Selama lebih kurang 4 jam para alumni larut dalam masa lalu yang penuh dengan kenangan, yang tentu saja 1 detik kenangan sangat berarti dalam hidup kita.

Namun kemudian muncul sebuah wacana. Mau dibawa kemana arah Himpunan Alumni Kita? Apakah hanya sekedar pertemuan-pertemuan yang sifatnya pesta? atau pertemuan-pertemuan yang syarat muatan politik? Maklum saat ini sedang menghadapi pemilihan Umum. Inilah yang mustinya kita gagas bersama. Dalam bentuk apa himpunan alumni itu musti dibangun? Mulai dari mana? Oleh siapa?

Tentu teman-teman akan bertanya-tanya.
Mari kita tilik satu persatu hal-hal yang berkaitan dengan Himpunan Alumni SMAN 1 Liwa, Lampung Barat. SMAN 1 Liwa memiliki cukup banyak alumni yang telah bekerja atau berwirausaha dalam berbagai bidang. Jumlah anggota himpunan alumni yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi juga cukup banyak.

Peran penting alumni adalah memberikan masukan-masukan kepada siswa aktif melalui kegiatan Ekstrakurikuler. Menurut pengalaman saya selama sekolah, kita musti aktif di beberapa organisasi intra mapun ekstra yang ada di SMAN 1

Liwa. Kenapa demikian? Sewaktu saya mulai masuk di IPB, saya banyak bertemu dengan teman-teman dari seluruh Indonesia, karena waktu tingkat I di IPB kita musti masuk di Asrama mahasiswa. Ada 3 Gedung Putra dan 3 Gedung Putri dengan kapasitas 3.000 mahasiswa disana.

Bayangkan, bagaimana cara kita bersosialisasi?

Pengalaman organisasilah yang kemudian dapat mendekatkan kita dengan teman-teman dari berbagai daerah tersebut yang rata-rata merupakan mantan-mantan juara umum dari sekolahnya masing-masing. Kesamaan pengalaman membuat kita merasa satu nasib, satu ide, satu cerita, walau berbeda suku, warna kulit bahkan agama.

Setelah kita merasa ada kedekatan emosional antar teman-teman kita di Kampus, maka segala rintangan dalam study akan dapat kita hadapi dengan mudah.
Kita ambil contoh : kalau kita berasal dari keluarga kurang mampu yang kiriman bulanannya pas-pasan atau sialnya kiriman suka telat. Kalau kita tak punya teman dekat tentu ini akan menjadi beban dan sungguh menyulitkan bagi kita. Dengan organisasi masalah mudah dipecahkan, karena kita punya komunitas untuk bebagi, saling menolong dan saling mendukung.

Nah siapa yang memberikan wawasan kepada Siswa SMA tentang hal ini?

Jawabannya jelas, ALUMNI. Ini sudah harga mati untuk sebuah sekolah atau organisasi. Dengan hadirnya kembali alumni ke sekolah dan kemudian mengisi suatu acara yang dapat membangkitkan semngat dan motivasi tentunya. Dengan cara memberikan informasi mengenai dunia kerja, kuliah, atau berwirausaha dari orang yang berpengalaman langsung tentu akan sangat mengena.

Saya terkenang saat memberikan motivasi ke 14 kelas di SMAN 1 LIwa. Betapa mata mereka berbinar-binar ketika mereka mengikuti Kontemplasi. Kontemplasi tersebut berisi motivasi untuk selalu punya mimpi, untuk selalu punya cita-cita. Efeknya jelas, jika ini dilakukan secara kontinyu dan terprogram, siswa-siswi SMAN 1 Liwa akan memiliki semangat belajar dan daya juang yang tinggi.

Sayangnya ini belum mendapat tanggapan yang nyata dari para alumni dan pihak sekolah sendiri. Semoga tulisan ini menggugah kita semua untuk menjadikan himpunan Alumni SMAN 1 Liwa menjadi himpunan yang bermanfaat. Rahmatallil a’lamiin…. Semoga Allah senantiasa mudahkan jalan kebaikan kepada kita.

Sebuah pemikiran Semoga mendapat tanggapan yang positif dari semua pihak yang membaca tulisan ini.

(Supriyanto/Bogor/IPB/Alumni IPA 1 2004)


Responses

  1. kak supri, saran q: temen2 di lampung buat struktur permanen dulu. trus susun program janka panjang and jangka pendek. untuk memudahkannya; seluruh anggota alumni sma 1 liwa harus setuju dengan di bentuknya PRESEDIUM SMENTARA. ntar biar presedium itu yang memformulasikan struktur and program kita.

    usulan untuk program:
    1. menyentuh aspek2 kemasyarakatan
    2. menyetuh pemberdayaan ekonomi masarakat kelas menengah ke bawah (gressroot)
    3. pencerahan pemikiran.
    dah itu ja dulu

    Suka

  2. Hmm,,,

    bang supri dapok ngeni pandai kudo dpa khang ki haga download lagu lampung,

    Suka

    • Waduh nyak mak pandai.. Kanah kukeni kik khadu mansa yu..

      Suka

  3. PAYOH ANO,NIKU LU2SAN THUN PIKHA?KANTU KHAM KENAL WLWPUN BEDA SCOOL

    Suka

  4. entah dimana ……….
    dirimu berada………..

    anak-anak sma belalau
    ayo jangan kalah dong….. buktikan pada dunia bahwa kita bisa…..
    memajukan lampung barat dan berpartisipasi dalam pembangunan……..

    mari kita buktikan bahwa, anak muda sekarang mampu untuk berkarya,jauh lebih baik….
    kita jaga budaya lampung………..

    oh… lampung ku. aku rindu…. kapan rasanya bisa pulang kampung…. aku mau naik pesagi lagi…….. kangen dengan anak-anak pencinta alam lampung barat……..

    untuk para investor….
    jangan lupa kalau ke liwa, mampirlah di kenali, kota berbudaya,seribu satu lampung ada…

    pokoke bravo lampung………

    kimak kham sapa lagi, mak tanno kapan lagi….

    Suka

  5. haii………

    buat tman2 ku anak lampung api kabr??
    kekalau waway juga kan.
    ni agus hendra, anak lampung alumni mts n Liwa, buat gusti, waw….. kangen banget… udah lam gak ketemu, kita reuni yuks…. hubungi aku di 085310604951……

    sekarang aku lagi kuliah di bogor, gusti lu jadi apa skrg, n tinggal dmana?????

    Suka

  6. Mas Supri, kapan-kapan maen ke Blog saya…
    http://gustyliwa.wordpress.com/
    sekalian kasih kritik dan caranya…
    supaya blognya bisa lebih bagus lagi…

    Suka

  7. Hei semua….
    Apa Kabar?

    Suka

  8. Assalamulaikum,

    Mohon maaf semuanya, sudah lama saya gak ngeblog.. Akhir-akhir ini sibuk banget ngerjain proyekan, maklum buat menyambung hidup…

    Terima kasih buat komentar yang sudah dilontarkan ke blog saya..

    Salam kenal buat yang belum kenal.
    salam kangen buat temen-temen lama…

    Selamat berjuang, dan mari kita doakan adik-adik kita sukses dalam menempuh ujian Nasional yang saat ini sedang diselenggarakan..

    Salam

    Supriyanto
    Sanak Liwa Lampung Barat

    Suka

  9. ow, melisa ya…????
    kabar gw baik-baik aja…
    kunjungin FS gw ya di Superhero_Edition@yahoo.com
    or di http://gustyliwa.blogspot.com/
    kamu ndiri gimana kabarnya mel…???
    kuliyah dimana nie…???

    Suka

  10. salam kenal buat semua…………saya alumni
    SMA N 1 LIWA ………..silvi sekarang dimana yach??? n buat Gusti gimana Kbrnya???

    Suka

  11. BG SUPRI EMANG SEKARANG DI MANA Y?

    Suka

  12. memangnya selama ini belum ada ya…???
    jadi yang disering disebut-sebut itu apa…???
    katanya ada IKAL…???
    emang belu jelas siapa ketuanya…???
    tapi apa pihak sekolah juga enggak ada dokumennya…???
    wah, kalo emang berjalan, ajak-ajak ya…!!!

    Suka

  13. Mungkin kita mulai dengan membentuk organisasi, nah untuk membentuk ini kita harus bekerja sama dengan semua pihak, antara lain: pihak SMAN Liwa, para Alumni-alumni, kalaupun udah terbentuk IKAL, kita berdayakan yang sudah ada tetapi kita harus kenal dulu siapa Ketuanya. Setelah organisasi terbentuk baru lah kita membuat Visi, Misi, Kegiatan apa yang cocok kita kembangkan disana. Sepengetahuan ku (aku tau dari Sri Sukamto yang saat ini menjabat sebagai Wakil KepSek Bag. Kurikulum SMAN Liwa/temen ku sewaktu di SMAN Liwa dulu) alumni SMAN Liwa tidak ada ikatannya.

    Suka

  14. Mas… aku sependapat…
    tapi sekarang aku mu tanya ni… aku baru lulus(2007)… jadi program kerja Ikatan Alumni itu aku belum tau, sedangkan mungkin aja aku bisa jadi salah satu aktifis dari organisasi itu…
    selain aku banyak juga temen-temen yang udah punya kerjaan tetap.. saya kira masalah donatur mungkin banyak, tapi masalahnya mas, seandainya kita punya banyak donatur, dan saat menghimpun dana terkumpul banyak.. dana yang terkumpul itu buat apa mas…??? apa untuk membantu dana pembangunan sekolah…??? atau untuk kegiatan yang dilaksanakan oleh OSIS…???
    trus program pokok dari Organisasi ini apa mas…
    saya kira abang-abang yang udah senior bisa ngasih penjelasan, supaya alumni SMAN 1 Liwa ini bisa dijadikan suatu wadah untuk kemajuan SMAN 1 Liwa yang akan datang…kemajuan SMAN 1 Liwa mungkin juga jadi kebanggaan kita alumninya…
    matur nuwun iki mas… tolong lho ditanggepi, next kalo ada opini lain, diposting ya…
    TQ

    Suka

  15. Saya Supri (Lulus 2004) dan pemilik blog ini, akan menanggapi beberapa pernyataan yang disampaikan sdri Riani :

    1. Himpunan Alumni sudah terbentuk namanya Ikatan Alumni (IKAL) SMAN 1 Liwa kalau tidak salah 2 tahun yang lalu.

    2. Masalah ketua Himpunan Alumni saya kurang tahu, waktu itu saya tidak mengikuti.

    3. Kontribusi apa yang bisa kita berikan, mari kita diskusikan melalui Blog yang sederhana ini, kita tampung dahulu aspirasi teman-teman alumni SMAN 1 Liwa.

    Kalau dilihat memang banyak Alumni SMAN 1 Liwa yang sudah sukes. Tapi kan kita tidak bisa memaksa, kita hanya bisa menghimbau. Yang penting adalah kemauan.

    Terima Kasih atas komentarnya…..

    Suka

  16. DUH KU BINGUNG MAU MULAI DRI MANA YAAAAAAAAA?LAM KENAL DULU DEHHHHHHHH

    Suka

  17. Saya pikir benar apa yang dikatakan oleh Sdr. Supriyanto, akan dibawa kemana Himpunan Alumni SMAN Liwa? Pertanyaan pertama, Siapa Ketua dari Alumni tersebut? Dalam jangka waktu berapa lama para Alumni bertemu (1, 2 tahun sekali?) Dimana dan bagaimana cara kita untuk menghubungi atau komunikasi dengan Ketua Alumni, dll. Mungkin pertanyaan2 tersebut diatas dulu yang kita bangun (atau saya yang KUPER kali yee). Untuk selanjutnya baru kita merencanakan bentuk organisasi, kegiatan, dana, dll. Alumni SMA N Liwa jumlahnya sangat banyak, dan diantaranya ada yang sudah bekerja, guru, dosen, mungkin pengusaha atau bahkan politikus/anggota DPR. Kita berbagi masukan, pengalaman2, motivasi dll untuk memberi semangat kepada adek2 kelas kita agar menjadi lebih baik dari yang sebelumnya. Walaupun kita dari satu daerah terpencil tapi kita bisa melihat dunia atau berwawasan internasional karena untuk bisa kesana kita tidak punya problem, tehnologi sudah canggih, kita punya informasi dari internet. Serius amat he…he…he… minta tanggapannya donk

    Suka


Kategori

%d blogger menyukai ini: