Oleh: Supriyanto Liwa | 30 November 2016

Lulus S1, Kerja atau Kuliah?

Pertanyaan ini sering ditanyakan oleh mahasiswa yang duduk di semester akhir. Bahkan mereka sudah menanyakan pada diri mereka sendiri sejak semester 6. Mayoritas mahasiswa di Departemen saya akan menjawab, saya mau kerja dulu pak setelah lulus S1. Ya, walaupun jawaban ini saya tanyakan secara random tidak melalui survey ataupun sensus.

14495373_10210997311557410_255376475760739548_n

Nah, apa yang menjadikan alasan lulusan S1 memilih kerja dulu:

  1. Membahagiakan orang tua
    Nah ini adalah pernyataan yang banyak juga disampaikan oleh teman-teman mahasiswa. Mereka akan merasa bahagia kalau sudah bisa bekerja. Teman-teman pada kategori ini, merasa dengan bekerjalah akan menyenangkan bagi orang tua mereka.
  2. Cari pengalaman kerja
    Beberapa mahasiswa lain akan menjawab kerja untuk mencari pengalaman. Wajar saja, karena di kuliah biasanya kegiatan nya monoton terutama mahasiswa yang hanya ke kampus kuliah, ke kantin, masjid dan pulang lagi ke kosannya. Ya, sesekali jalan2 itupun tidak sering karena terbatas nya budget.
  3. Pengen sukses jadi manajer
    Pada posisi ini, umumnya mahasiswa yang punya talent cukup dalam memanage beberapa kegiatan.

Baca Lanjutannya…

Oleh: Supriyanto Liwa | 29 November 2016

Ikuti kegiatan PPI Ibaraki, Jepang

PPI atau Persatuan Pelajar Ibaraki Prefecture, Jepang merupakan perhimpunan mahasiswa di wilayah Ibaraki. Nah, mulai bulan september kemarin, saya berkesempatan ikut jadi bagian dari warga PPI Ibaraki. Beberapa kegiatan selama disini yang saya ikuti diantaranya:

Welcome Party mahasiswa baru

Welcome party mahasiswa baru di Ibaraki khususnya University of Tsukuba diadakan di Ichinoya community center. Acara ini, diselenggarakan pada Sabtu, 08 September 2016. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa lama dan mahasiswa baru beserta keluarga. Suasana keakrabanpun begitu terasa dalam acara ini. Berikut adalah pose teman-teman pada saat acara welcome party tersebut.

dsc_1720

Sohousai University of Tsukuba

Ya, sohousai merupakan acara pesta mahasiswa University of Tsukuba yang diisi dengan kegiatan penampilan seni dan budaya serta pameran makanan. Kegiatan kali ini diadakan pada ‎11-12 November 2016. PPI Ibaraki menggelar stand untuk memperkenalkan makanan dan kebudayaan Indonesia. Pada kegiatan ini banyak pengunjung yang hadir dan tertarik untuk membeli keripik dan mie instan dari Indonesia.

img_1731

Diskusi dengan Prof. Mohammad Naiem

Ya, pada tanggal 18 Oktober 2016 kami kedatangan tamu dari Indonesia, beliau adalah Prof. Mohammad Naiem dari Universitas Gajah Mada (UGM). Kegiatan diskusi santai dilaksanakan di Ichinoya community center. Banyak sekali pengalaman-pengalaman beliau selama kuliah di Jepang. Serasa bernostalgia saya senang sekali mendengar cerita beliau. Imajinasi saya seolah berjalan ke beberapa tahun yang lalu, saat mereka masih menempuh pendidikan disini.

 

14729365_328760520825764_2809335459501255786_n

Jalan-jalan ringo dari dan ke Ashikaga Flower Park

Kegiatan ini adalah jalan-jalan satu hari pada Sabtu, 26 November 2016. Kegiatan ini diikuti tidak kurang dari 100 orang PPI dan keluarga. Suasanapun ceria saat semua peserta diperkenankan untuk memetik buah apel dan memakannya di lokasi. (Lihat postingan saya sebelumnya).

img_38611

Selanjutnya destinasi kedua adalah Ashikaga Flower Park. Di sini terdapat taman bunga dan iluminasi berupa lampu LED yang terbaik di Jepang. Konon ini merupakan tempat yang sangat favorit bagi wisatawan baik lokal maupun internasional. Benar saja, kami datang sore hari disini sudah ramai sekali – terlihat parkir mobil penuh dan suasana terlihat ramai sekali. Ini mereka lakukan demi melihat pemandangan ilmunasi lampu LED yang ada di dalam wahana ini.

img_4017

Tiket masuk ke lokasi ini adalah :

Jan – March = 300 s.d. 800 yen untuk dewasa dan 200 s.d. 400 yen untuk anak-anak
April – Juni = 500 s.d. 1.700 yen untuk dewasa dan 300 s.d. 800 yen untuk anak-anak
Juli – Desember = 300 s.d. 800 yen untuk dewasa dan 200 s.d. 400 yen untuk anak-anak

15181679_350552978646518_3472324534428236302_n

Beginilah suasana lampu-lampu malam yang indah itu. Ini hanyalah salah satu spot saja, terdapat banyak spot yang anda bisa nikmati. Tapi buat saya, malam ini terlalu dingin. Entah karena jaket saya kurang tebal atau bagaimana. Maklum kebiasaan kalau di rungan selalu pakai heater karena saya memang tidak kuat dingin.

img_4059

Cukup murah bukan tiket masuknya, kecuali pada musim panas antara April s.d. Juni. Mungkin karena pada bulan tersebut pengunjung juga cukup banyak sehingga tiketnya pun menjadi mahal. Tentu juga karena musim panas, bunga bermekaran dan tampak Indah.

img_4078

Oleh: Supriyanto Liwa | 27 November 2016

Petik buah apel (ringo gari – apple picking)

Pagi ini Tsukuba cerah,  dua hari sebelumnya turun salju. Sabtu, 26 – 11 – 2016 bersama dengan Persatuan Pelajar Indonesia Ibaraki – Jepang kami mengadakan kegiatan fieldtrip petik buah apel atau dalam bahasa Jepang disebut ringo gari. Petik buah apel ini dilakukan di daerah Nagai, Yaita, Tochigi Prefecture 329-251 (lokasi klik disini). Ini adalah perkebunan apel milik petani yang biasa dikunjungi sebagai Agrowisata petik buah apel.

img_38611Perjalanan kami mulai pukul 08.30 menelusuri jalanan Tsukuba Center – Menuju Tochigi prefecture menggunakan bus. Bus yang disewa ada 3 bus, 2 bis besar dan 1 lagi bis kecil. Suasana bahagiapun tampak di wajah teman-teman PPI yang mayoritas membawa keluarga mereka turut serta menemani studi di Jepang.

img_3892

Panen buah apel ini, dibatasi waktunya dari pukul 10.00 sd. 12.00 dan diperkenankan panen hanya pada pohon yang sudah ditentukan. Ini adalah model agrowisata yang memberikan kesepatan kepada masyarakat yang bukan petani untuk merasakan menjadi seorang petani. Tapi hal yang menarik disini adalah sistem kepercayaan dari pemilik kebun, hanya dibatasi tali saja mana pohon yang boleh dipetik dan mana yang tidak dipetik. Tentulah sebagai tamu dari negara lain, kami juga sangat menghormati dan tak berani melanggar. he he …

Baca Lanjutannya…

Oleh: Supriyanto Liwa | 25 November 2016

Salju di Tsukuba – Snow in Tsukuba

Apa yang ada difikiran teman-teman kalau melihat ada orang berpose di tengah salju. Exited bukan? ya memang exited. Hari itu, Kamis 24 November 2016 adalah hari yang bersejarah bagi masyarakat Tsukuba karena turunnya salju. Ya, bersejarah karean sudah sejak 54 tahun baru pertama kali ada salju (snow) di bulan November. Wow.. kejadian yang sangat langka bukan di Tsukuba. Ya, tsukuba adalah sebuah kota yang berjarak lebih kurang 60 km dari Kota Tokyo.

Ya, salju mulai turun di pagi hari sekitar pukul 6.00 waktu Jepang. Nah saya berkesempatan melihat turunnya salju tahap demi tahap dari kamar asrama saya. Kebetulan kamar asrama saya berada di Lantai 4, sehingga mudah sekali untuk menikmati pemandangan turunnya salju. Ya, tinggal buka jendela tralala.. kita bisa menikmati snow.

Ini adalah penampakan kalau ktia kehujanan salju, ya kalau di foto semua tampak Indah. Tapi kenyataanya dingin sekali … Ini bagi saya orang Indonesia yang tidak biasa dengan suhu yang dingin. Maklum Bogor sekarang sudah mulai panas.

img_3453

Kalau ini tadinya adalah rerumputan. Semua tertutup salju dan berwarna putih.

img_3426-1 Baca Lanjutannya…

Oleh: Supriyanto Liwa | 20 November 2016

Welcome Event for MEXT scholars 2016

I am very happy today come to the event of welcome event will be held by MEXT, in collaboration with JASSO on the 19th of November 2016. This is the ultimate opportunity for all of you to get useful information for your stay in Japan and for you to meet the Representatives of the Japanese Government, the Embassies located in Japan, as well as the fellow MEXT students currently studying in Japan.

Jangan bosan ya, karena untuk mungkin dalam 3 tahun kedepan saya banyak bercerita tentang Jepang. Karena sementara ini saya tinggal disini untuk studi. Perjalanan untuk menuju acara tersebut saya mulai dari jam 7 pagi. Kami naik Tsukuba Express ke Asakusa terlebih dahulu. Nah apa saja itinary perjalanan saya hari ini:

  1. Tsukuba – Asakusa Station
  2. Asakusa Station – Sensoji Temple
  3. Sensoji Temple – Asakusa Station
  4. Asakusa Station – Akhihabara
  5. Jalan-jalan akhihabara
  6. Akhihabara Station – Oimachi
  7. Oimachi Station – Odaiba
  8. Acara MEXT
  9. Eksplore Odaiba
  10. Odaiba Station –
  11. Akhibara- Tsukuba

Perjalanannya cukup panjang dan berganti-ganti kereta. Namun karena kereta disini terhubung antara satu jalur dengan jalur lain, nikmati saja.. Walaupun kaki pegal sekali jalan dari satu stasiun ke stasiun lainnya.

Sensoji Temple

Asakusa (浅草) berada di kota Tokyo dan merupakan pusat kota. Di lokasi ini lokasi yang paling terkenal bagi wisatawan adalah Sensoji Temple Asakusa yang merupakan kuil milik orang Budha yang dibangun pada abad ke-7. Nah disekitar lokasi ini juga ada tempat belanja oleh-oleh berupa pernak-pernik khas Jepang. Namun karena saya studi disini dalam 3 tahun, tentu tidaklah menarik membeli pernak-pernik.

img_2736

img_2748

 

 

Oleh: Supriyanto Liwa | 15 November 2016

Kantin Halal University of Tsukuba

Muslim identik dengan ciri khas yang melekat pada dirinya yaitu : shalat lima waktu, dan halal food. Nah ini dua hal yang tidak akan pernah bisa ditinggalkan oleh setiap muslim dimanapun dia berada. Terlebih di daerah minoritas seperti Jepang ini, tentu menemukan makanan halal perlu kejelian. Ya, kalau di Indonesia kita bisa memilih banyak sekali jenis makanan yang berlabel halal. Pengalaman dua bulan di Tsukuba, kita perlu jeli untuk memilih dan membeli makanan halal.

img_1834

Baca Lanjutannya…

Oleh: Supriyanto Liwa | 15 November 2016

Musim gugur Tsukuba – Ibaraki part 2

Kali ini saya bermaksud memposting hasil observasi di musim gugur di seputaran University of Tsukuba. Musim gugur kali ini datang di bulan Oktober s.d. November. Yang paling terasa pada musim gugur adalah berubahnya warna daun menjadi kuning atau merah. Ada beberapa tanaman yang berubah menjadi merah dan ada yang kunging. Selanjutnya daun itupun berguguran. Pada musim gugur ini, kadang juga diikuti dengan hujan. Seperti hari ini, hujan dari pagi yang membuat jadi mager (males gerak). Suhu udaranya pun cukup dingin baik di siang hari maupun malam hari.

Nah foto pertama ini adalah gerbang kampus. Suasana gerbang kampus ini tampak biasa saja. Hanya ada sebuah tugu huruf T yang bertuliskan University of Tsukuba. Ini mungkin ada kaitannya dengan kebiasaan orang Jepang yang membuat sesuatu tampak sederhana dan alami. Kiri kanannya masih terdapat banyak pohon, hal ini umum di fasilitas publik di kota Tsukuba ini. Hampir semua research center juga begini tampilannya.

img_2395 Baca Lanjutannya…

Oleh: Supriyanto Liwa | 13 November 2016

Ichinoya Dormitory, Awal Musim Gugur

Yah, hari ini cukup bahagia saya masih diberikan kesempatan untuk menikmati awal musim gugur di Kampus University of Tsukuba. Kali ini explore beberapa pemandangan di sekitaran Ichinoya Dormitory. Saat awal musim gugur banyak daun-daun berubah warna, ada yang berubah menjadi merah dan ada yang menjadi kuning. Tentu pemandangan ini sangat indah, terutama bagi kita orang Indonesia yang hanya mengenal dua musim.

Kali ini Supri Liwa tidak akan bercerita terlalu banyak. Saya hanya ingin berbagi foto-foto indah itu kepada kalian. Selamat Menikmati.

img_1967

 

Older Posts »

Kategori

%d blogger menyukai ini: