Oleh: Supriyanto Liwa | 12 Juni 2016

Perjuangan itu indah untuk diceritakan …

Picture3

Saya teringat saat saya kecil, saya hanya bercita-cita untuk menjadi orang yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama. Saya kira slogan dan cita-cita ini sangat umum sifatnya. Saat menginjak sekolah di Sekolah Dasar saya hanya menyenangi belajar. Pelajaran yang saya sukai pun pelajaran yang berhubungan dengan logika. Saya paling tidak suka pelajaran menghafal.

Saat pertama kali sekolah di Madrasah Ibtida’iyah (MI) saat itu kampung kami, yang bernama umbulioh. Umbul berarti perkampungan yang berada di dalam kebun, lioh artinya alang-alang dalam bahasa lampung. Umbulioh dapat diterjemahkan sebagai sebuah kampung kecil yang berada di tengah kebun yang berada di Desa Sebarus. Singkatnya umbulioh merupakan tempat berkumpul warga Sebarus yang berkebun dan membangun rumah semi permanen secara berkelompok.

Baca Lanjutannya…

Oleh: Supriyanto Liwa | 6 Juni 2016

Pembinaan kemahasiswaan : persiapan menuju masa depan

Pembinaan kemahasiswaan di Institut Pertanian Bogor (IPB) memiliki dinamika dan perjalanan yang menarik. Umumnya pembinaan di kampus dibagi menjadi dua yaitu sisi akademik dan sisi kemahasiwaan (minat dan bakat). Sisi akademik menjadi tanggung jawab dosen pada program studi, sementara pembinaan kemahasiswaan umumnya ada yang mengelola sendiri.

Pembinaan kemahasiswaan biasanya tidak lepas dari adanya organisasi kemahasiswaan (ormawa), sebut saja di IPB ada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) tingkat IPB dan tingkat fakultas. Namun juga berkembang pembinaan yang dilakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa seperti pramuka, pecinta alam, pencak silat, ukm keagamaan, ukm olahraga dan minat bakat yang lain. Sistem pembinaan di BEM, DPM dan UKM pun memiliki ciri khas yang berbeda.

Sementara di level program studi juga dikembangkan organisasi kemahasiswaan yaitu himpunan profesi. Sebagai contoh pada program studi saya Departemen Teknik Mesin dan Biosistem (TMB) memiliki himpunan mahasiswa teknik pertanian (HIMATETA). Pada himpunan ini juga memiliki dinamika dan sistem pembinaan yang berbeda pula. Fokus himpunan profesi adalah pengembangan keprofesian sesuai dengan bidang di program studi tersebut.

Selain organisasi resmi tersebut, juga ada klub-klub mahasiswa yang membidangi berbagai bidang. Tentu dikaitkan dengan pembinaan minat bakat, menjadi sangat spesifik terhadap mahasiswa yang bersangkutan. Harapannya dengan ikut pada organisasi-oraganisasi kemahasiswaan tersebut mahasiswa terbiasa bekerjasama dengan orang lain.

Oleh: Supriyanto Liwa | 25 Mei 2016

Bahagia bersama keluarga

hatiBerbahagia bersama keluarga, terutama dengan istri dan anak tentu menjadi impian dan idaman setiap orang. Ketika sepasang manusia laki-laki dan perempuan memutuskan untuk menikah maka pintu menuju kebahagiaan itu sudah terbuka selebar-lebarnya. Namun acapkali kita temukan banyak keluarga yang tidak mendapatkan kebahagiaannya di dalam pernikahan mereka. Baca Lanjutannya…

DSCN2661

Hari minggu, 8 Mei 2016 warga perumahan graha arradea berbondong-bondong datang ke Masjid Al Muttaqiin untuk menghadiri acara peringatan isro’ wal mi’rajnya Nabi Muhammad SAW. Acara ini dilaksanakan dalam rangka mengenang kisah perjalanan spiritual Nabi Muhammad dari masjidil Haram ke masjidil Aqsa, selanjutnya ke sidratul muntaha bertemu dengan Allah SWT. Saat itu juga diturunkan perintah Shalat Wajib 5 kali dalam sehari yang kita laksanakan saat ini.  Baca Lanjutannya…

Oleh: Supriyanto Liwa | 3 Mei 2016

Bedah Buku Biosystem Engineering

buku

Kali ini saat mengunjungi perpustakaan IPB saya tertarik dengan sebuah buku dengan judul Biosystem Engineering : Biofactories for Food Production in the Century XXI. Buku ini merupakan terbitan dari penerbit terkenal yaitu springer. Bagi peneliti dan pembaca yang menyukai dunia ilmiah tentu tidak asing dengan salah satu penerbit ini. Springer selain buku-buku yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi juga menerbitkan jurnal ilmiah.

Kembali ke Buku ini, buku ini dilatarbelakangi oleh pandangan terhadap lingkungan yang tentu terdiri dari biotik dan abiotik. Harmoni antara keduanya menciptakan kehidupan yang kita lihat saat ini. Namun kemudian permasalahannya adalah terbatasnya lingkungan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan dari sistem biologis memerlukan usaha tersendiri dalam mengelola sistem biotik. Istilah sistem biotik ini akhir-akhir ini dikenal dengan istilah Biosistem. Entah berhubungan atau tidak, saya merasa penerjemahan bebasnya demikian.

Baca Lanjutannya…

Oleh: Supriyanto Liwa | 16 April 2016

Si daging kecil yang diberi nama “hati”

hati.jpg

Ada saatnya kita tidak menyadari bahwa tindak-tanduk kita ini akan dipertanggungjawabkan kelak kepada pencipta kita Allah SWT. Nah, sebenernya apa yang menjadi pengendali diri dan tubuh kita untuk melakukan kebaikan? Konon ada segumpal daging yang sangat berkuasa di dalam tubuh kita.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung)” (HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599). Baca Lanjutannya…

Oleh: Supriyanto Liwa | 16 Maret 2016

Jurnal Ilmiah Bidang Teknik Pertanian

Bidang Teknik Pertanian atau kalau di IPB namanya adalah Teknik Mesin dan Biosistem (TMB) merupakan bidang yang sangat luas. Bidang teknik yang diterapkan untuk bidang pertanian. Sebagai contoh di Departemen/Jurusan Teknik Mesin dan Biosistem (TMB) yang dulunya bernama Teknik Pertanian terdapat 4 divisi yaitu :

  1. Divisi Teknik Mesin dan Otomasi
  2. Divisi Teknik Biosistem
  3. Divisi Teknik Energi Terbarukan
  4. Divisi Teknik Bio-Informatika

Dari keempat divisi tersebut, terdapat beberapa jurnal ilmiah terindeks yang dapat menjadi rujukan diantaranya adalah :

Jurnal Keteknikan Pertanian Perteta – IPB
Jurnal keteknikan pertanian (http://journal.ipb.ac.id/index.php/jtep) merupakan jurnal di bidang TMB yang terakreditas A oleh DIKTI. Jurnal bidang teknik pertanian yang terakreditasi DIKTI di Indonesia masih sangat terbatas.

Biosystem Engineering Journal
Jurnal ini adalah jurnal yang cukup terkenal dan terindeks scopus. Jurnal Biosystem Engineering dapat diakses melalui http://www.sciencedirect.com/science/journal/15375110. Jurnal ini dilanggan oleh IPB, jadi bisa diakses oleh seluruh civitas IPB dari jaringan IPB. Jurnal ini memberikan informasi penelitian-penelitian terbaru bidang Teknik Biosistem di dunia.

 

Oleh: Supriyanto Liwa | 19 Februari 2016

Untuk Lampung Baratku

Yth. Warga Liwa dan Calon Bupati Lampung Barat

Lampung Barat memiliki potensi pertanian yang cukup tinggi baik perkebunan, pertanian hortikultura, tanaman pangan dan perikanan.

Perlu ada pemikiran yang tajam mengenai pengembangan pertanian yang berbasis pada pertanian Presisi (precission agriculture) yang menerapkan sistem pertanian yang baik (Good Agricultural Practices), handling yang baik (Good Handling Practices) dan menciptakan good market serta good policy.

Hal-hal yang bisa dilakukan :

  1. Memfasilitasi petani/kelompok tani/gapoktan untuk bisa mengakses pengetahuan yang ada di perguruan tinggi. Misalnya seperti yang dilakukan oleh Komunitas Internet Petani liwa (https://petaniliwa.wordpress.com) dengan IPB melalui penerapan Cyber Extension.
  2. Menfasilitasi temu bisnis antara petani dengan para pembeli, sehingga bisa melakukan kontrak harga minimal. Saat harga naik pembeli akan membeli dengan harga sesuai harga pasar, namun saat jatuh ada harga minimal yang diterapkan. Ini juga sepertinya sudah berjalan di beberapa petani yang Kontrak dengan Indofood.
  3. Updating data dan informasi luasan, ini diperlukan untuk mendukung pekerjaan pemerintah pusat dalam mapping program-program pusat yang bia di terima daerah.
  4. Pesta tani, berupa ekspo dan pameran yang atau kompetisi antar petani dengan memberikan award kepada petani dengan produktivitas tertinggi, petani dengan prestasi di lahan mereka sendiri. Tentu disediakan hadiah agar petani lebih termotivasi.
  5. Perlu difikirkan pemasaran yang baik bisa melalui e-commerce maupun pameran-pameran yang dilakukan pemda untuk produk-produk perkebunan terutama KOPI olahan. Branding terhadap Indikasi Geografis dengan penyebutan KOPI LIWA, atau KOPI LAMBAR sehingga langsung merujuk kopi di daerah Kab. Lampung Barat. Yang selama ini dikenal adalah kopi lampung, bahkan Mayora menyebutnya kopi TANGGAMUS (yang mereka beli dari trader tanggamus) yang tentu kopi bisa saja berasal dari daerah lampung barat.
  6. Optimalisasi penyuluh pertanian untuk memanfaatkan cyber extension dalam kegiatan penyuluhan. Misalnya bekerjasama dengan IPB ( https;//cybex.ipb.ac.id) untuk penguatan kapasitas dan update terhadap keilmuan terkini.
  7. Jadikan UPTD penyuluhan tiap kecamatan sebagai laboratorium dan Knowledge Center bagi petani dan penyuluh. Strategi yang digunakan bisa sharing dari tips dari PETANI sukses setempat atau kecamatan lain kepada petani lain. Sehingga manfaat UPTD penyuluhan menjadi optimal dan dirasakan oleh petani.

Itu mungkin 7 hal yang bisa dilakukan. Lebih detail bisa dikusi lebih panjang mengenai hal ini.

12742360_10208913202815994_5478030267623033772_n

Sebagai informasi bahwa Saya tahun 2011 dan 2012 mencoba mengajak beberapa peneliti dari IPB ke Liwa, waktu itu kami berdiskusi dengan petani untuk pengembangan dan pemanfaatan IT untuk pertanian.

  1. Tahun 2013 dikirim 20 mahasiswa IPB melaui IPB Goes to Field untuk program Cyber Extension. Kegiatan ini kami bekerjasama dengan Bappeda dan BP3K kecamatan Balik Bukit, alhamdulillah jalan. Cuman ini belum berlanjut, dan harapan saya bisa diteruskan.
  2. Tahun 2014 kami datang lagi untuk lakukan beberapa penelitian mengenai : “pemantauan hama penyakit dengan dengan Drone”, “sistem informasi prediksi panen”, dan “sistem knowledge based petani” dan beberapa penelitian lainnya.
  3. Tahun 2015 petani (KIPL@) mulai kontrak dengan Indofood. Kontrak nya dalam bentuk kontrak harga.
    Saya sebagai alumni dari Lampung Barat insya Allah selalu ingin membantu perkembangan pertanian di daerah kita.

saya kiraperlu dibangun MOU pengembangan antara IPB dengan Pemda Lampung Barat. Barangkali ada yang punya akses untuk menghubungkan, saya sangat senang. Agar cakupan kelompok tedampaknya menjadi lebih luas.

Pesan untuk warga Lampung Barat yang akan memilih calon bupati, pilihkah calon yang setidaknya punya pemikiaran seperti ini. Kita harus belajar dari Bantaeng, dimana kabupaten kecil bisa sangat maju dengan dipimpin oleh seroang Bupati yang punya visi dan kerja yang baik. Pada saat saya mengunjungi Bantaeng beberapa waktu yang lalu. Saya lihat potensi nya tidak jauh dengan Liwa, Lampung Barat. Artinya kita bisa dan pasti bisa lebih dari mereka.

Supriyanto (alumni SMAN 1 Liwa Lampung Barat)
Dosen Bagian Teknik Bioinformatika,
Dept. Teknik Mesin dan Biosistem, IPB
https://supriliwa.wordpress.com
email : supriyantoku@gmail.com

Older Posts »

Kategori

%d blogger menyukai ini: