Oleh: Supriyanto Liwa | 17 November 2017

Pemilihan Rektor IPB 2017

Institut Pertanian didirikan tahun 1963 yang sebelumnya merupakan fakultas pertanian Universitas Indonesia (UI). Kampus IPB tersebar di beberapa lokasi diantaranya Baranangsiang, gunung gede, Dramaga dan beberapa lokasi. Tiba, di tahun 2017 perhelatan pemilihan rektorpun dilakukan. Dinamika mulai dari pencalonan sampai dipilihnya rektor begitu hangat. Sampai pada akhirnya yang menggantikan Prof. Herry Suhardiyanto yang telah menjabat selama 2 periode (10 tahun) adalah Dr. Arif Satiya.

IPB1-e1464007773216

Tahap akhir pemilihan rektor dengan musyawarah mufakat oleh Majelis Wali Amanat (MWA) yang anggotanya sesuai Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 162/MPN.A4/KP/2014 tanggal 3 Juli 2014 yang terdiri dari:

1. Menristek Dikti;
2. Rektor Institut Pertanian Bogor.
3. Prof. Dr. Ir. Muhamad Achmad Chozin, M.Agr.
4. Dr. (Hc) Chairul Tanjung, MBA.
5. Prof. Dr. Ir. Aunu Rauf, M.Sc.
6. Prof. Dr. Drh. Fachriyan H. Pasaribu.
7. Prof. Dr. Ir. Tun Tedja Irawadi, MS.
8. Prof. Dr. Ir. Cecep Kusmana, MS.
9. Prof. Dr. Ir. Rizal Sjarief Sjaiful Nazli, DESS.
10. Prof. Dr.Ir. Erika B. Laconi.
11. Prof. Dr. Ir. Roedhy Poerwanto, M.Sc..
12. Dr. Ir. Ahmad Mukhlis Yusuf.
13. Dr. Sugiharto, SE, MBA.
14. Erick Thohir, MBA.
15. Dr. Cahyono Tri Wibowo.
16. Dr Ir. Bambang Hendroyono, MM.
17. Ketua BEM IPB.

Proses pemilihan musyawarah mufakat ini menghasilkan rektor terpilih yaitu Dr. Arif Satria sebagai rektor dan akan dilantik pada 16 Desember 2017. Dr. Arif Satria lahir 17 September 1971 lalu di Pekalongan dan menyelesaikan pendidikan S1 di Sosial Ekomoni Fakultas Pertanian IPB, S2 Sosiologi Pedesaan IPB, dan S3 Marine Policy Kagoshima University, Jepang. Sebelumnya beliau adalah Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) sejak 2010 sampai sekarang.

Semoga Institut Pertanian Bogor (IPB) menjadi semakin berkembang dengan terpilihnya pemimpin baru. Tentu, bagi saya sebagai sivitas IPB siapapun yang menjadi rektor kontribusi dari seluruh stakeholder akan sangat menentukan suksesnya lembaga ini kedepan. SDM dengan kualitas berstandar internasional perlu didukung dengan fasilitas yang baik serta diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk terus berkembang.

Tantangan IPB kedepan menurut saya adalah bagaimana menjadi lembaga pendidikan berbasis riset dan juga menciptakan enterpreneur berbasis science and technology. IPB harus mampu mendidik calon-calon profesional yang didik sebagai mahasiswa Diploma, S1 sampai program Doktor (S3).

Semoga IPB semakin maju. Sukses dan jayalah IPB kita.

Tsukuba, 17 November 2017
Supriyanto
debasupriyanto@apps.ipb.ac.id

Iklan
Oleh: Supriyanto Liwa | 14 November 2017

Sajak Musim Gugur

_SPR5720

Menyadari bawa kita akan kembali

hujan menabur kesunyian malam
daun-daun bergururan di temaram
sajak-sajak ditulis menepis rindu 
rasa apa kabarmu

pagi tiba
suara burung berkicau indah
warna-warni daun momiji menemani
memberi kesegaran pada jiwa

si anak kampus pun bergegas menuju pelataran ilmu
mengejar harapan, cita dan cinta
melawan getirnya belajar
hanya agar sadar diri

ilmu akan dibawa mati
menerangi seperti lentera di malam hari
walau saatnya tiba nanti
hanya ridho yang kuasa yang di nanti

tak lah lagi ilmu dan gelar akan berarti
selain amal dengan ilmu yang dimiliki
amal yang sejati
hanya karena ilahi

tak sadar, semakin hari
rambut dikepala mulai memutih
tiba saatnya menyadari
bahwa diri ini akan kembali

semoga Tuhan memberkahi
perjalanan kita sampai mati
selamat di kubur nanti
syurga dan kebahagiaan menanti

Tsukuba 14 November 2016
Supriyanto
debasupriyanto@apps.ipb.ac.id

 

Oleh: Supriyanto Liwa | 10 November 2017

Panorama Kampus University of Tsukuba di musim Gugur

Kalau kemarin saya bercerita mengenai kehangatan bersama keluarga. Kali ini saya akan menampilkan beberapa gambar hasil memotret di seputaran kampus University of Tsukuba di musim gugur 2017 ini. Semoga gambar-gambar ini menjadi hiburan buat anda. Mari terus berkarya, dimanapun anda berada.

Musim gugur, dikenal dengan istilah Momiji dalam bahasa Jepang, sering teman-teman mengajak momijian. Istilah sederhana untuk menikmati musim gugur. Musim ini banyak yang mengabadikan suasana dengan foto-foto bersama. Pemandangan Jepang di musim ini termasuk yang paling bagus menurut saya. Jadi jangan lewatkan suasana momiji ini ya teman-teman.

Salam
Supriyanto
debasupriyanto@apps.ipb.ac.id

Oleh: Supriyanto Liwa | 10 November 2017

IPK saya rendah? Apa bisa sukses?

Banyak diantara kita yang sedang melanjutkan studi baik di S1, S2 dan S3 saat perjalanan studi merasa ilmunya semakin bertambah. Pemahaman keilmuan yang digelutipun semakin mumpuni. Sehingga banyak diantara kita yang pada akhirnya merasa sangat PD karena kemampuan kita dalam memahami pelajaran yang diberikan. Terlebih, IPK yang diperoleh juga tidak bisa dibilang kecil. Singkatnya, mungkin sebagian ada yang mendapat predikat mahasiswa terbaik, aktor ini kita sebut si Pintar. Namun juga tidak sedikit yang kemudian merasa gagal, karena capaian IPK yang tidak diinginkan alias kecil kemudian kita sebut si Pejuang.

Lalu, apakah mencapai IPK yang tinggi itu penting? Tentu jawaban normatifnya itu penting doong ya. Coba lihat lowongan-lowongan pekerjaan banyak mensyaratkan IPK tinggi. Saya mendapat beberapa tips dari buku-buku yang pernah saya baca untuk mendapatkan IPK tinggi:

  1. Kuasai mata pelajaran yang tidak disukai teman
    Menguasai pelajaran yang tidak disukai teman, akan menjadi nilai lebih bagi anda. Biasanya mata kuliah ini jarang yang mendapat nilai A (sangat baik), cobalah secara keras untuk memahami mata kuliah ini. Logikanya, teman anda tidak akan suka mata kuliah ini sehingga anda akan lebih unggul dari teman anda.
  2. Kurangi tidur
    Ya, ini bukan mitos. Saat saya mengambil S2 di Ilmu komputer, karena asyik mengerjakan tugas maka kami rata-rata tidur hanya 3 sampai 4 jam sehari. Belajar dengan tipe ini tentu sangat melelahkan, tapi percayalah hasil yang didapat akan sangat baik
  3. Bermain di Perpustakaan
    Bermain diperpustakaan memberikan energi positif bagi kita untuk terus membaca dan mendalami pelajaran yang kita terima. Tangkap kata-kata kunci yang diberikan dosen di kelas, pasti penjelasan yang diberikan juga tidak begitu lengkap atau bahkan loncat. Perpustakaan memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan kita yang sebelumnya belum terjawab.
  4. Bertanya kepada teman yang lebih bisa
    Bertanya kepada teman yang punya prestasi lebih baik dari suatu masalah yang kita tidak menguasai merupakan hal yang wajib. Karena, dengan bertanya kemampuan kita akan bertambah. Pemahaman kita yang tadinya tidak baik akan menjadi baik, sehingga kita jadi lebih mudah menguasai.

Namun, kalau sampai usaha itu dilaksanakan tapi anda belum baik juga tentu itu harus diterima. Tipsnya adalah anda punya skill unggulan yang orang lain tidak punya, tapi skill itu sangat dibutuhkan. Jadi anda bisa menjual diri anda dengan skill yang anda dapatkan. Intinya kalau IPK tinggi tidak perlu sombong, terus belajar dan kalau IPK rendah jangan rendah diri serta terus tingkatkan kemampuan diri melalui berbagai cara.

Nah akan berbeda lagi kalau sudah sampai pada tugas akhir (skripsi). Si pintar dan si pejuang tadi akan memiliki permasalahan yang sama, yaitu menentukan topik – membuat proposal penelitian – melaksanakan penelitian – melaporkan hasil penelitian dalam bentuk skripsi. Terkadang si Pintar jadi tertinggal akibat sudah merasa bisa dan kurang bisa fokus pada topik yang ingin digali.

Ternyata, berdasarkan pengalaman saya tidak ada hubungannya antara si Pintar dan si Pejuang tadi terhadap pemahaman tugas akhir atau penelitian. Semua tergantung pada bagaimana si Pintar dan si Pejuang tadi tetap memiliki rasa ingin tahu, haus terhadap informasi, tetap rendah hati dalam belajar, tekun dan terus belajar. si Pintar dan si Pejuang sama-sama punya kesempatan sukses dan gagal yang sama, tinggal bagaimana keduanya bisa keluar dari ujian ini dengan baik.

Maka, jangan pernah meremehkan diri anda sendiri dengan apa yang sudah anda capai ataupun terlalu bangga dengan apa yang kita pernah capai. Proporsional saja, sehingga kita akan benar-benar menjadi orang selalu siap menghadapi segala tantangan yang ada. Sikap ini sikap dasar agar kita menjadi pembelajar yang baik. Banyak diantara si Pejuang kadang merasa minder dengan kemampuan yang dimiliki mereka. Padahal si Pejuang ini juga punya pelung sukses yang sama dengan si Pintar.

Tsukuba, 14 November 2017
Supriyanto
debasupriyanto@apps.ipb.ac.id

Oleh: Supriyanto Liwa | 6 November 2017

Musim gugur pertama bersama keluarga

Konon katanya musim gugur merupakan waktu dimana pemandangan sangat indah, walaupun suhu udara semakin dingin. Bisa dibayangkan siang hari walaupun cahaya matahari menyinari tapi tetap terasa dingin, jangan coba-coba tidak pakai jaket. November 2018 ini adalah tahun kedua saya di Tsukuba, dan merupakan musim pertama bagi putri dan istri yang ikut mendampingi menuntut ilmu di Jepang. Gugurnya daun merupakan mekanisme biologi yang merupakan respon dari dinginnya lingkungan.

Musim gugur juga dapat dinikmati disetiap kota di Jepang, sehingga sebenarnya tidak perlu jauh-jauh untuk menikmatinya jika anda sedang tinggal disini. Kamipun hanya keluar asrama dan coba mendokumentasikan apa yang kami lihat. Suasana ini mengingatkan kembali kepada kami untuk senantiasa bersyukur atas apa yang kami rasakan disini. Bukan berarti anda yang tidak sempat kesini tidak boleh bersyukur, justru kami bersyukur menjadi Indonesia. Indonesia merupakan surganya tempat indah di dunia, karena setiap sudutnya indah.

Apa yang kudu dipersiapkan di musim dingin ini:

  1. Heat tech, pakaian dalam dengan teknologi menahan panas tubuh. Ini diperlukan untuk memberikan rasa hangat bagi tubuh kita. Jika anda beli di UNIQ-LO harganya sekitar 1000 yen atau sekitar 100 ribuan.
  2. Jaket, lapisan selanjutnya adalah baju dan jaket. Jaket ini merupakan perangkat penting yang harus dimiliki pada musim dingin ini. Jaket yang digunakan-pun punya bahan yang berbeda dengan di Indonesia. Saya coba pakai jaket Eiger masih berasa dingin dan tembus, seperti ditusuk-tusuk.
  3. Pemanas ruangan, terkadang kita juga memerlukan pemanas ruangan yang diperlukan untuk memanaskan ruangan. Pemanas ini memang menghabiskan energi listrik, tapi apa boleh buat jika anda tidak tahan dingin sebaiknya menggunakan heater ini.
  4. Karpet atau selimut listrik, peralatan ini diperlukan saat tidur, jadi anda tetap merasa hangat.
  5. Makanan, karena suasana dingin tidak ada salahnya menyiapkan makanan. Kalau anda suka gorengan, maka gorengan ubi menjadi pilihan menarik. Musim dingin ini banyak ubi dijual dengan harga yang relatif murah dan anda bisa goreng sendiri.

Namun, bukan berarti dimusim dingin ini kita harus dirumah saja atau bermalas-malas. Ingat, pekerjaan kita masih menanti di depan mata. Semoga musim dingin ini membawa hasil yang memuaskan.

Selamat menikmati musim dingin, semoga senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan dan kebahagian untuk anda sekeluarga. Semoga juga bagi anda yang ingin ke Jepang diberikan kemudahan untuk bisa mengunjungi negeri sakura. Saya sangat yakin akan banyak pengalaman yang bisa dibawa kembali ke Indonesia, untuk kembali berjibaku membangun bangsa Indonesia. Yuk mari…

Tsukuba, 05 November 2017
Supriyanto
debasupriyanto@apps.ipb.ac.id

Oleh: Supriyanto Liwa | 16 Oktober 2017

Kursus Pemrograman Web Gratis

Banyak mahasiswa yang mengambil konsentrasi Informatika atau yang berhubungan dengan Informatika membutuhkan kemampuan web programming. Web programming memang begitu terkenal sejak pertama kali kemunculan internet. Internet sendiri lahir dari Departement of Defence Andvanced Research Agency (DARPA) United States of America (USA). Kemudian berkembang sampai saat ini. Internet semakin berkembang penggunaannya sejak tahun 1995 dengan diluncurkannya Internet Explorer (IE) oleh windows. Web browser ini kemudian berkembang dan muncul beberapa web browser yang kita kenal saat ini: Mozilla firefox, google, safari dan lain-lain.

Tahapan apa saja yang perlu anda lalui:

  1. Mengenal jenis-jenis Bahasa pemrograman berbasis Internet
  2. Memulai berlatih pemrograman
  3. Membuat proyek mandiri

Untuk lebih lengkap silahkan download disini:
Chapter 1. Pengantar Kursus web gratis.
Chapter 2. Instalasi XAMPP

Oleh: Supriyanto Liwa | 28 September 2017

Membuat Web GIS opensource dengan Cepat

Web based Geographical Information System atau WEB GIS sangat populer akhir-akhir ini. Terlebih berkembangnya berbagai platform web based GIS dari provider-provider berbayar maupun gratis. Pertanyaannya adalah tools apa saja yang bisa digunakan oleh programmer pemula untuk mengembangkan Web Based GIS yang mumpuni namun juga tidak menyulitkan dalam programming. Salah satu tools yang dapat digunakan adalah leaflet.js.

Apa itu Leaflet.js ?

Leaflet adalah salah satu open-source GIS yang memadai untuk membangun aplikasi berbasis web. Based map yang digunakan sebagai default adalah openstreet. Tapi kita bisa menggantinya. Selain openstreet anda juga bisa mengoverlay dengan Google Maps sesuai dengan kebutuhan halaman web anda. Anda dapat mengakses laman berikut untuk mendapatkan informasi lebih jauh mengenai leaflet.js. http://leafletjs.com/.

oke

Gabungkan dengan framework bootstrap

Akan lebih powerfull kalau agak kreatif sedikit dengan menggabungkannya ke user interface dengan framework bootstrap. Memanfaatkan boostrap anda akan dimudahkan dalam membuat tampilan. Tampilan dibangun dengan cara yang lebih cepat dan bagus. Selain itu, bootstrap akan menghemat waktu dalam membangun interface. Untuk contoh bootstrap bisa anda peroleh dari halaman web berikut: http://getbootstrap.com/docs/4.0/examples/.

oke

Web Dinamis dengan PHP dan MySQL

Selain itu, agar dapat menjadi web dinamis anda juga bisa menggabungkan dengan kodingan berbasis PHP dan MySQL. Bahasa pemrogaman ini tentu anda bisa pelajari secara terpisah. Butuh sedikit kreativitas untuk bisa menggabungkan dengan bahasa pemrograman ini.

Nah kalau dirangkum, berikut adalah kemampuan yang diperlukan untuk bisa menggunakan dan memhami leaflet.js:
1. Dasar HTML
2. Dasar Javascript
3. Dasar PHP dan MySQL
4. Dasar geospasial data (GIS)
5. Kreativitas dan kesabaran

Selamat belajar dan jika anda tertarik lebih lanjut dan menemui kesulitan dalam implementasinya. Silahkan kontak melalui informasi kontak dibawah ini.

Supriyanto, M.Kom
Bioinformatics Engineering Division,
Mechanical and Biosystem Engineering Department,
Bogor Agricultural University
Email: debasupriyanto@apps.ipb.ac.id

Oleh: Supriyanto Liwa | 14 September 2017

Tips mencari topik skripsi

Tulisan ini saya tulis berdasarkan hasil diskusi dengan pak Didik Kurniawan MTI. Beliau adalah salah satu pengelola STIT Multazam Liwa, Pemilik dan pengelola Primagama Liwa, Lampung Barat. Beliau juga pemilik lembaga kursus Mister Net. Selain itu, beliau juga seoarang guru di SMK Negeri 1 Liwa, Lampung Barat.

shutterstock_150063683

Tulisan ini berisi bagaimana menangkap ide untuk dijadikan topik penelitian skripsi. Saya hanya memberikan ulasan singkat untuk membantu mahasiswa dan dosen dalam proses pembimbingan skripsi. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Silahkan Download file disini. 

Older Posts »

Kategori

%d blogger menyukai ini: